Menatap foto Ka’bah di layar ponsel seringkali memicu rasa rindu yang mendalam bagi setiap muslim. Ada getaran yang sulit dijelaskan saat membayangkan diri kita berdiri di pelataran Masjidil Haram, mengenakan kain ihram, dan melantunkan kalimat talbiyah.
Namun, setelah niat yang kuat tertanam di dalam hati, pertanyaan praktis yang sering muncul adalah mengenai persiapan finansial. Berapa sebenarnya biaya yang harus disiapkan untuk memberangkatkan satu orang ke tanah suci? Memahami struktur biaya umroh bukan hanya soal angka, melainkan tentang perencanaan yang matang agar ibadah dapat berjalan dengan tenang dan khusyuk.
Sebelum membahas teknis pembiayaan, penting untuk mengingat kembali mengapa perjalanan ini begitu diidamkan. Umroh adalah perjalanan penghapusan dosa. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa dari satu umroh ke umroh lainnya adalah penghapus dosa di antara keduanya.
Berapa Biaya Paket Umroh Untuk 1 Orang
Banyak di antara sahabat para calon jemaah umroh bertanya, berapakah biaya umroh untuk 1 orang?
Untuk menjawab pertanyaan di atas, brosur paket umroh berikut ini bisa menjadi contoh yang lebih mudah.

Dari brosur umroh 17 Januari 2026 di atas, terdapat 2 jenis biaya:
- Paket Silver : Rp. 36.000.000
- Paket Platinum: Rp. 43.000.000
Dari paket pembiayaan yang disampaikan dalam brosur adalah biaya umroh per orangnya mulai dari Rp. 36.000.000, adapun paket tersebut untuk sekamar ber-empat. Jadi biaya per orangnya adalah 36 juta sementara di dalam kamar isinya ada 4 bed yang diisi oleh 4 orang.
Paket Biaya Umroh Berdasarkan Kamar
Komponen utama yang menentukan biaya umroh untuk satu orang biasanya terbagi dalam beberapa kategori, dan salah satu penentu terbesarnya adalah jenis akomodasi kamar hotel di Mekkah dan Madinah. Di dalam dunia travel umroh, kita mengenal istilah kamar Quad, Triple, dan Double. Memahami perbedaan ketiga jenis kamar ini sangat krusial karena selisih harganya bisa mencapai jutaan rupiah per orang.
a. Kamar Quad
Pilihan pertama yang paling ekonomis adalah kamar Quad. Di sini, Anda akan berbagi satu kamar dengan tiga jamaah lainnya, sehingga total penghuni kamar berjumlah empat orang. Jenis kamar ini sangat cocok bagi jamaah yang ingin menekan biaya atau bagi mereka yang pergi bersama rombongan teman atau keluarga dalam jumlah besar. Meskipun berbagi dengan banyak orang, fasilitas hotel yang disediakan tetap standar sesuai paket yang dipilih, hanya saja ruang gerak di dalam kamar memang lebih terbatas.
b. Kamar Triple
Pilihan kedua adalah kamar Triple, di mana satu kamar dihuni oleh tiga orang. Biasanya paket ini dipilih oleh keluarga yang membawa satu anak atau tiga orang rekan yang ingin lebih leluasa dibandingkan kamar Quad. Biaya per orang untuk kamar Triple tentu sedikit lebih mahal daripada Quad karena beban biaya sewa kamar dibagi ke lebih sedikit orang.
c. Kamar Double
Pilihan ketiga yang paling privat dan nyaman adalah kamar Double. Kamar ini hanya dihuni oleh dua orang, biasanya menjadi pilihan utama bagi pasangan suami istri yang ingin menjaga privasi atau jamaah yang menginginkan istirahat lebih berkualitas tanpa banyak gangguan. Sebagai pilihan paling eksklusif di antara ketiganya, biaya umroh dengan kamar Double memiliki selisih paling tinggi. Untuk satu orang yang memilih kamar Double, biaya yang harus dikeluarkan bisa terpaut cukup signifikan dibandingkan harga dasar paket Quad.
Selain faktor kamar, biaya umroh juga sangat dipengaruhi oleh waktu keberangkatan atau musim umroh. Penting bagi calon jamaah untuk mengetahui bahwa harga paket umroh tidaklah statis sepanjang tahun. Jika Anda mencari biaya yang lebih terjangkau, bulan-bulan awal musim umroh seperti Muharram hingga Rabiul Awal biasanya menawarkan harga yang lebih kompetitif. Kondisi di tanah suci pada periode ini juga cenderung belum terlalu padat, sehingga jamaah bisa lebih leluasa beribadah.
Memasuki bulan Desember atau saat musim liburan akhir tahun, harga biasanya melonjak karena tingginya permintaan dan naiknya harga tiket pesawat. Begitu pula saat memasuki bulan Rajab, Sya’ban, dan puncaknya pada bulan Ramadhan. Umroh di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang luar biasa, bahkan pahalanya disebut setara dengan berhaji bersama Rasulullah. Namun, kemuliaan ini datang dengan konsekuensi biaya yang meningkat tajam, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadhan karena tingginya tarif hotel di sekitar Masjidil Haram.
Tips Menabung Biaya Umroh
Setelah memahami gambaran biaya dan waktu, tantangan berikutnya adalah bagaimana mewujudkan dana tersebut. Menabung untuk umroh memerlukan strategi yang berbeda dengan menabung untuk kebutuhan konsumtif. Tips pertama yang paling ampuh adalah dengan membuka rekening khusus umroh yang terpisah dari rekening kebutuhan sehari-hari. Banyak bank syariah saat ini menyediakan produk tabungan haji dan umroh yang tidak memiliki biaya administrasi bulanan dan saldonya tidak bisa ditarik sewaktu-waktu melalui ATM, sehingga dana lebih aman dari godaan belanja.
Selanjutnya, Anda bisa menerapkan sistem menabung harian atau mingguan dengan nominal yang konsisten. Misalnya, menyisihkan uang konsumsi kopi harian atau uang makan di luar ke dalam celengan umroh. Secara psikologis, mengumpulkan uang dalam jumlah kecil namun rutin terasa lebih ringan daripada harus menyetor jutaan rupiah sekaligus. Anda juga bisa memanfaatkan instrumen investasi syariah yang rendah risiko seperti emas atau reksadana syariah. Emas dikenal sebagai pelindung nilai yang sangat baik terhadap inflasi. Dengan mengumpulkan gram demi gram emas, Anda menjaga nilai uang Anda agar tetap setara dengan harga paket umroh di masa depan.
Simulasi Menabung Umroh
Asumsi biaya umroh untuk satu orang (paket reguler kamar Quad) saat ini adalah sekitar Rp30.000.000 hingga Rp35.000.000. Kita akan menggunakan angka Rp30.000.000 sebagai target dasar agar perhitungan lebih mudah.
Berikut adalah simulasi menabung berdasarkan target waktu keberangkatan:
1. Target Keberangkatan 1 Tahun (12 Bulan)
Jika Anda ingin berangkat dalam waktu satu tahun ke depan, maka dana yang harus disisihkan adalah sebagai berikut:
- Menabung per bulan: Rp2.500.000
- Menabung per minggu: Rp625.000
- Menabung per hari: Rp84.000
Strategi ini cocok bagi Anda yang memiliki penghasilan tetap dengan sisa gaji yang cukup longgar atau bagi mereka yang bisa menyisihkan bonus tahunan.
2. Target Keberangkatan 2 Tahun (24 Bulan)
Jangka waktu dua tahun biasanya terasa lebih ringan bagi karyawan menengah:
- Menabung per bulan: Rp1.250.000
- Menabung per minggu: Rp312.500
- Menabung per hari: Rp42.000
Menabung 42 ribu rupiah per hari setara dengan memotong biaya makan siang di luar atau biaya langganan hiburan yang tidak terlalu penting.
3. Target Keberangkatan 3 Tahun (36 Bulan)
Ini adalah pilihan paling santai bagi yang ingin memulai persiapan sejak dini:
- Menabung per bulan: Rp835.000
- Menabung per minggu: Rp209.000
- Menabung per hari: Rp28.000
Dengan menyisihkan kurang dari 30 ribu rupiah setiap harinya, dalam tiga tahun Anda sudah memiliki dana yang cukup untuk satu tiket keberangkatan umroh.
Persiapan umroh untuk satu orang memang memerlukan ketelitian, mulai dari pemilihan jenis kamar yang sesuai budget, penentuan bulan keberangkatan yang tepat, hingga disiplin dalam menabung. Namun, percayalah bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dan setiap langkah persiapan yang dilakukan adalah bagian dari ibadah itu sendiri.
Allah tidak memanggil mereka yang mampu, tetapi Allah memampukan mereka yang terpanggil. Dengan niat yang lurus dan perencanaan yang matang, perjalanan menuju tanah suci bukan lagi sekadar mimpi, melainkan sebuah rencana nyata yang akan segera terlaksana.

